Dalam kegiatan belajar mengajar kita tidak serta merta
atau melakukan proses pengajaran begitu saja tanpa mengetahui dasar pedoman
atau pegangannya. Sebab ketika mengajar seorang guru harus punya dasar sebagai
pegangan, salah satunya adalah kurikulum. Kurikulum merupakan pedoman dasar
proses pembelajaran yang memuat isi dan materi pelajaran sebagai rencana
pembelajaran. Serta sebagai pengalaman belajar. Kurikulum dapat dikembangkan
sesuai dengan keadaan sekolah yang bersangkutan. Tetapi pengembangan tersebut
harus mematuhi beberapa tata cara pengembangannya, diantaranya landasan
pengembangan, komponen pengembangan, serta prinsip pengembangan. Itulah yang
menjadi tolak ukur kita dalam melakukan pengembangan kurikulum serta dalam
melakukan proses belajar mengajar.
Kementrian pendidikan Indonesia saat ini sudah merancang
kurikulum baru untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Kurikulum yang
rencananya akan mulai diberlakukan pada tanggal 18 Juli 2013 ini disusun untuk
menyempurnakan kurikulum sebelumnya yang dianggap kacau.
Kerangka dasar kurikulum 2013 ini terdiri dari beberapa
rancangan yang apik, mulai dari disiapkannya tenaga kependidikan yang
profesional serta materi pendidikan yang semakin memadai. Sistem pendidikannya
pun akan dirancang agar lebih baik, setiap sekolah diharapkan dapat belajar
tidak hanya dengan cara manual saja tetapi mereka bisa menggunakan sistem
berbasis IT.
Kurikulum 2013 dirancang secara rapi dengan pemikiran
yang panjang dari berbagai ahli pendidikan. Yang diharapkan dapat meningkatkan
kualitas pendidikan di Indonesia.
Tetapi
sudahkah seluruh sekolah siap dengan sistem ini?
Pada
kenyataanya masih banyak sekolah didaerah terpencil yang jauh dari kelayakan.
Jangankan penggunaan sistem IT, tenaga kependidikan yang profesional dan sarana
prasana pendidikan pun belum terpenuhi.
Dengan melihat pada kenyataan yang seperti itu,
sepertinya kurikulum yang baru akan sulit dilakukan secara merata. Lagipula
pemerintah seharusnya jangan saja membenahi mengenai kurikulum dan semacamnya.
Karena ketika menteri pendidikan dan seluruh pengurus yang lain sibuk
memikirkan tentang kurikulum yang baru. Di tempat lain masih banyak anak-anak
yang sibuk memikirkan bagaimana caranya untuk sampai ke sekolah karena
transportasi dan infrastruktur yang kurang memadai. Ketika pemerintah sibuk
membenahi sistem pengajaran, masih ada orang tua yang tidak bisa tidur
memikirkan biaya sekolah anaknya. Masih ada sekolah-sekolah yang bingung
memikirkan ruang kelas yang hampir roboh.
Kurikulum yang kurang sempurna dan sistem yang sedikit
kurang memadai memang harus dibenahi. Namun, di samping itu pemerintah juga
harus memikirkan rakyat-rakyat kecil yang bahkan tidak pernah tersentuh dengan
pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar